Home > Dikdasmen > Wisata Sekolah Bersyarat

Wisata Sekolah Bersyarat


Berita Mingguan dari Sekolah

Berita Mingguan dari Sekolah

Edaran sekolah, lembar dijital ini selalu hadir pada Jumat sore melalui email kesemua inbox orang tua murid. Isinya adalah mengenai kegiatan sekolah yang sedang dan akan dilakukan. Satu kali datang edaran mingguan dari Sekolah krucil yang masih di SMP (kelas delapan) memberitakan mengenai rencana wisata sekolah ke suatu tempat hiburan di Cedar Point (Oklahoma), suatu tempat keramaian sejenis Dunia Fantasi Ancol, yang terkenal akan “roller coaster”-nya.

Rencana ini adalah tawaran rekreasi khusus untuk murid kelas delapan. Akan dilaksanakan pada akhir semester, atau setelah semua ujian selesai. Tempat yang cukup jauh (tiga jam perjalanan via highway) dan berada di negara bagian lain. Wisata ini akan dikawal oleh tim guru dan menggunakan bus khusus yang disewa sekolah.

Bagi saya rencana kegiatan ini tiada bedanya dengan acara yang pernah anak-anak saya alami saat di Bogor. Mereka pernah pergi ke beberapa tempat keramaian/rekreasi dan dengan prosedur yang sama. Tetapi… tentunya ada perbedaan, bukan acaranya tetapi prosedurnya.

Berbiaya mahal dan solusinya

Karena Cedar Point merupakan salah satu tempat rekreasi besar di Amerika, tentunya biaya masuk dan lain sebagainya mahal. Belum lagi ditambah dengan ongkos perjalanan (sewa kendaraan) dengan jarak yang jauh. Untuk perjalanan ini biaya yang diperlukan per siswa adalah USD70. Bagi saya tentunya sangat mahal.

Sekolah rupanya telah mengantisipasi keberatan dari para orang tua murid. Kebijakan yang mereka tempuh adalah: bagi yang mampu silakan bayar penuh, selesai perkara. Sedangkan bagi yang tidak mampu (berkeberatan) ada tiga pilihan yaitu pertama membayar sebagian dimuka dan sisanya dicicil beberapa kali. Kedua, membayar hanya sebagian, dan sisanya ditanggung oleh sekolah. Dan yang ketiga, tidak membayar sama sekali karena sekolah yang akan menanggung semua.

Suatu kondisi yang menyenangkan semua pihak, karena memang sekolah telah mengantisipasi hal ini terjadi. Sedangkan orang tua tidak merasa dibebani karena diberi opsi yang banyak.😀

Satu lagi, orang tua diwanti-wanti untuk membawakan bekal makanan bagi anaknya, dan membawakan uang tidak lebih dari USD25.🙂

Hanya yang memenuhi syarat

Siswa yang dibolehkan pergi hanyalah yang memenuhi syarat. Ada dua syarat utama, yaitu mempunyai nilai pelajaran yang bagus dan tidak sedang dalam hukuman sekolah.

Berhubung pemberitahuan kegiatan ini jauh-jauh hari (2-3 bulan sebelum), maka bagi siswa yang berminat tentunya sudah harus mempersiapkan diri: nilai harus baik dan tidak dalam hukuman.

Suatu syarat yang sangat lunak, sebenarnya, tetapi cukup membuat dorongan siswa untuk dapat mencapainya. Lunak..? Ya, karena logikanya adalah dengan mengikuti pelajaran secara normal maka akan didapat nilai yang bagus, dan dengan menjaga kelakuan secara standar saja maka tidak akan ada hukuman dari sekolah.

Dua hal diatas cukup menginspirasi saya untuk suatu kegiatan serupa, dimasa yang akan datang…

Atau anda mau mencoba..?🙂

*/ : )

Categories: Dikdasmen Tags: , , , ,
  1. May 18, 2015 at 1:12 pm

    Boleh tuh ditiru metodenya buat di Indonesia.
    Btw, klo dibiayain sekolah, biayanya dari manakah?

    • May 19, 2015 at 1:20 am

      Sekolah punya kalender tahunan, jadi semua kegiatan dan prediksi biaya (jika diperlukan/antisipasi). Dana dari pemerintah daerah (mungkin semacam dana BOS di Indonesia?).

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: