Home > Luar Kelas > Kabur dari Kampus

Kabur dari Kampus


MITIPB_GunungMas_10Jan2009

Bermain di Perkebunan Teh Gunung Mas Cisarua.

Sabtu itu, akhirnya, terjadi juga. Saya dan rekan-rekan mahasiswa cabut dari kampus dan keluyuran ke daerah Puncak. Dengan berkendara “angkot” dan tidak lupa membawa persenjataan lapangan, tentunya.

Tanpa rencana matang, saya mengajak rekan-rekan mahasiswa untuk bermain di alam. Ini bukan main biasa, atau permainan outbond, atau mengikuti kegiatan sekolah alam. Ini mencoba mempraktikkan bagaimana mengenal landcover dan landuse, langsung di alam.

Tidak hanya itu, juga bagaimana melakukan perekaman situasi dengan bantuan alat GPS dan mengukur kemiringan atau tinggi lokasi relatif dengan menggunakan “Kompas Geologi”.

Memahami bahwa landcover dan landuse adalah dua hal yang berbeda itu gampang. Dari definisi keduanya pun sudah dapat dipahami. Tetapi bagaimana jika melihat langsung di lapangan? Apakah dengan mudah bisa dibedakan?

Berlokasi di Perkebunan Teh Gunung Mas, Cisarua, kami bermain di alam. Sabtu pagi itu perjalanan relatif lancar, dan segera mendarat di perkebunan yang mempunyai ruang alam sangat baik. Saat itu saya bersama Anom, Hadi, Raimundo, Syarif, dan Yadi (Hi guys, dimana sekarang ya…).

Kami ngobrol di tengah kebun teh bagaimana cara menggunakan GPS dengan benar, dan juga bagaimana sebaiknya menempatkan diri saat pengukuran dilakukan. Hal ini dikaitkan dengan resolusi citra satelit yang akan digunakan dalam studi, dan untuk keperluan apa atau untuk sasaran apa pekerjaan tersebut dilakukan.

Juga dipelajari bersama bagaimana mengukur kemiringan bentang (slope) dengan menggunakan kompas geologi.

Ini adalah kegiatan diluar waktu dan alokasi kegiatan pengajaran di kampus. Dan atas kemauan bersama dalam “bermain di alam”, maka jadilah kami ngabur dari kampus… Dan itu terjadi 10 Januari 2009, tiga tahun lalu… : )

Perjalanan pagi-siang hari itu cukup melelahkan, tapi cukup menyegarkan. Sayang sekali, saat keluar lokasi (sekitar jam 13.00), lalin Puncak menuju Ciawi sudah tidak normal. Akibatnya menunggu 2 jam saja untuk bisa start kembali ke kampus di Tajur.

Lumayanlah sambil menunggu lalin bergerak kami menikmati gemblong, atau ketan dengan gula merah, yang banyak dijual pedagang asongan di sana. Manstap lah…

: )

Categories: Luar Kelas Tags: , , ,
  1. Nugroho
    January 10, 2012 at 8:30 am

    Ha…ha…kabur yang menyenangkan dan bermanfaat Pak. Pengin ukutan nih Pak. Sudah lama gak ke lapangan, badan dah mulai pegal-pegal…

    • January 10, 2012 at 10:08 am

      Hehe Pak Nug, apa kabar…
      Pingin juga ke lapangan sambil cari OPT…

      terimakasih sudah mampir…
      : )

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: